Como 1907 menjadi cerita paling mengejutkan di Serie A musim 2025/2026 setelah sukses mengamankan tiket Liga Champions meski memiliki total gaji pemain yang jauh lebih kecil dibanding klub-klub raksasa Italia seperti Juventus F.C. dan A.C. Milan.
Menurut laporan media Italia, total pengeluaran gaji Como musim ini bahkan tidak mencapai setengah dari anggaran gaji Juventus maupun Milan. Namun klub asal Lombardia tersebut justru mampu finis di posisi empat besar Serie A dan mengungguli banyak tim dengan kekuatan finansial jauh lebih besar.
Keberhasilan Como disebut sebagai hasil kombinasi manajemen yang efisien, perekrutan pemain yang tepat, dan strategi pelatih yang sangat efektif. Alih-alih membeli banyak pemain mahal, Como lebih fokus mencari pemain dengan potensi besar dan membangun tim yang solid secara kolektif. Pendekatan itu terbukti sukses karena Como tampil konsisten sepanjang musim dan jarang kehilangan poin dalam laga-laga penting.
Sebaliknya, Juventus dan Milan justru menjalani musim yang kurang stabil meski memiliki anggaran jauh lebih besar. Kedua klub memang tetap finis di zona Eropa, tetapi gagal mencapai target utama lolos ke Liga Champions. Situasi tersebut memunculkan kritik terhadap efektivitas pengeluaran besar yang tidak selalu sejalan dengan prestasi di lapangan.
Como sendiri menjadi simbol baru bahwa sepak bola modern tidak hanya ditentukan oleh kekuatan uang semata. Klub tersebut mampu menunjukkan bahwa organisasi tim, stabilitas ruang ganti, dan keputusan transfer yang cerdas bisa menghasilkan pencapaian luar biasa meski dengan sumber daya terbatas. Banyak pengamat bahkan menyebut keberhasilan Como mirip kisah Leicester City saat menjuarai Premier League beberapa tahun lalu.
Lolosnya Como ke Liga Champions juga dipastikan akan meningkatkan pemasukan klub secara signifikan musim depan. Dengan tambahan pendapatan dari UEFA, hak siar, dan sponsor baru, Como kini diprediksi memiliki peluang memperkuat skuad agar mampu bersaing di level Eropa tanpa kehilangan identitas permainan yang sudah membawa mereka ke papan atas Serie A.






