NEW YORK, 19 Juni 2026 – Pelatih Inggris Thomas Tuchel kembali melontarkan kritik terhadap pengaturan area lapangan di Piala Dunia 2026. Kali ini, ia menyoroti keberadaan fotografer yang dinilai mengganggu momen sakral saat lagu kebangsaan dikumandangkan sebelum pertandingan.
Menurut Tuchel, sesi lagu kebangsaan merupakan bagian penting dari atmosfer pertandingan internasional. Momen tersebut tidak hanya menjadi simbol kebanggaan nasional, tetapi juga kesempatan bagi para pemain untuk mempersiapkan diri secara mental sebelum laga dimulai.
Pelatih asal Jerman itu menilai terlalu banyak pergerakan fotografer di sekitar lapangan dapat mengurangi kekhidmatan suasana. Ia berharap pengaturan posisi media dapat lebih diperhatikan agar fokus utama tetap tertuju pada pemain dan seremoni resmi pertandingan.
Kritik tersebut muncul tidak lama setelah FIFA dikabarkan melakukan penyesuaian terhadap penempatan fotografer di beberapa area stadion menyusul masukan dari sejumlah pihak. Namun Tuchel merasa masih ada aspek yang perlu dievaluasi, terutama pada saat lagu kebangsaan berlangsung.
Bagi Tuchel, menjaga kualitas pengalaman pertandingan bukan hanya berkaitan dengan jalannya laga selama 90 menit. Detail-detail kecil seperti prosesi sebelum pertandingan juga memiliki nilai penting, baik bagi pemain, pendukung, maupun penonton yang menyaksikan dari seluruh dunia.
Di sisi lain, fotografer memiliki peran besar dalam mendokumentasikan momen-momen bersejarah selama turnamen. Karena itu, tantangan bagi penyelenggara adalah menemukan keseimbangan antara kebutuhan peliputan media dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat dalam pertandingan.
Piala Dunia 2026 sendiri menghadirkan perhatian media yang sangat besar karena melibatkan lebih banyak tim dan berlangsung di sejumlah stadion dengan kapasitas besar. Kondisi tersebut membuat pengaturan area kerja media menjadi salah satu aspek penting dalam operasional turnamen.
Pernyataan Thomas Tuchel menunjukkan bahwa masih ada sejumlah detail penyelenggaraan yang menjadi perhatian peserta turnamen. Sementara itu, FIFA diharapkan terus melakukan evaluasi agar setiap momen penting, termasuk lagu kebangsaan sebelum pertandingan, dapat berlangsung dengan suasana yang lebih tertib dan khidmat.





